Wednesday, April 29, 2026

MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF UNTUK GURU SD - DISDIKBUD KOTA MOJOKERTO

Kesempatan untuk berbagi ilmu selalu menjadi pengalaman berharga, terlebih ketika berbicara tentang pendidikan dan masa depan generasi muda. Pada tanggal 28–29 April 2026, saya mendapatkan kehormatan menjadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Bagi Guru SD yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kreativitas dan inovasi guru dalam menghadirkan pembelajaran yang lebih menarik dan relevan dengan perkembangan teknologi. Bertempat di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme dari para guru sekolah dasar yang hadir.

Sejak sesi pembukaan, saya merasakan semangat belajar yang luar biasa dari para peserta. Hal ini menjadi energi tersendiri bagi saya dalam menyampaikan materi. Pada hari pertama, saya memulai dengan topik pembuatan buku media ajar menggunakan Storybook berbasis AI. Saya mencoba mengajak peserta untuk melihat bahwa teknologi dapat menjadi sahabat guru dalam menyusun materi pembelajaran yang lebih hidup dan kontekstual.

Dalam sesi ini, saya tidak hanya menyampaikan konsep, tetapi juga mengajak peserta untuk langsung praktik. Saya percaya bahwa pembelajaran terbaik terjadi ketika peserta terlibat secara aktif. Hasilnya, banyak guru yang mampu membuat draft cerita pembelajaran mereka sendiri, lengkap dengan alur yang menarik dan visual yang mulai terbentuk.

Memasuki sesi berikutnya, saya membawakan materi tentang pembuatan soal dan game edukatif menggunakan Canva berbasis AI. Di sini, suasana menjadi semakin interaktif. Para peserta tampak menikmati proses kreatif dalam merancang kuis dan permainan pembelajaran. Saya melihat banyak ide segar yang muncul, bahkan beberapa di antaranya sangat inovatif dan siap langsung digunakan di kelas.

Salah satu hal yang saya tekankan adalah bahwa media pembelajaran tidak harus rumit. Yang terpenting adalah bagaimana media tersebut mampu membuat siswa terlibat aktif dan memahami materi dengan lebih mudah. Dengan bantuan AI, proses pembuatan media menjadi jauh lebih efisien.

Menjelang akhir hari pertama, saya membahas pembuatan video pembelajaran menggunakan Flow Google. Saya mencoba memberikan perspektif bahwa video bukan sekadar media tambahan, tetapi bisa menjadi alat utama dalam menyampaikan materi jika dikemas dengan baik. Peserta pun mulai mencoba membuat konsep video sederhana yang relevan dengan mata pelajaran mereka.

Materi Bimtek

Gemini Storybooks by Bagus Sumantri

Mastering Google Flow by Bagus Sumantri

Lumi Interactive by Bagus Sumantri

Superpowers AI by Bagus Sumantri

Hari kedua menjadi sesi pendalaman sekaligus eksplorasi. Kami melanjutkan praktik pembuatan video pembelajaran dengan lebih terstruktur. Saya memberikan beberapa tips praktis, mulai dari penyusunan alur, pemilihan visual, hingga teknik penyampaian narasi yang efektif.

Selanjutnya, saya memperkenalkan platform Lumi untuk membuat media pembelajaran interaktif. Dalam beberapa sesi, peserta mencoba mengembangkan materi menjadi lebih dinamis, seperti membuat presentasi interaktif dan kuis digital. Saya melihat perkembangan yang signifikan dari peserta—mereka semakin percaya diri dan kreatif dalam memanfaatkan teknologi.

Pada sesi akhir, saya membahas penggunaan Asisten AI melalui NotebookLM Google. Materi ini menjadi penutup yang menarik karena membuka wawasan baru tentang bagaimana AI dapat membantu guru dalam berbagai aspek, mulai dari merancang pembelajaran hingga mengelola informasi. Banyak peserta yang mengaku baru pertama kali mengenal tools ini dan merasa sangat terbantu.

Video Tutorial

Menjadi narasumber dalam kegiatan ini memberikan saya banyak pelajaran. Saya tidak hanya berbagi, tetapi juga belajar dari para peserta. Setiap guru memiliki pengalaman dan pendekatan yang unik, dan hal tersebut memperkaya diskusi selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan ini ditutup dengan suasana penuh kehangatan. Saya merasa bangga melihat semangat para guru yang siap menerapkan ilmu yang telah diperoleh. Bagi saya, keberhasilan kegiatan ini bukan hanya terletak pada tersampaikannya materi, tetapi pada munculnya keinginan untuk terus belajar dan berinovasi.

Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Guru adalah kunci utama dalam pendidikan, dan dengan dukungan teknologi yang tepat, kita dapat menciptakan pembelajaran yang lebih efektif, menarik, dan bermakna.

Menjadi narasumber bukan hanya tentang berbicara di depan, tetapi tentang bagaimana kita bisa menginspirasi dan memberi dampak nyata. Dan dari kegiatan ini, saya percaya bahwa perubahan itu sedang dimulai—dari ruang-ruang kelas yang lebih kreatif dan interaktif.

Kalau mau, saya bisa buatkan versi yang lebih personal (lebih “storytelling”), atau versi SEO blog + judul clickbait + meta deskripsi supaya lebih kuat untuk diposting di website. 

No comments:

Post a Comment