Wednesday, April 15, 2026

BIMTEK PENINGKATAN KOMPETENSI DIGITAL BAGI GURU TK - DISPENDIKBUD KOTA MOJOKERTO

Tanggal 13–14 April 2026 jadi salah satu momen yang cukup berkesan buat saya. Di tanggal itu, saya diberi kesempatan untuk jadi narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kompetensi Digital untuk guru TK di Kota Mojokerto. Kegiatannya diadakan langsung oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mojokerto, dan pesertanya adalah para guru hebat yang punya semangat belajar luar biasa.

Jujur, dari awal datang saja saya sudah ngerasain vibe positifnya. Para peserta terlihat antusias dan benar-benar siap untuk upgrade skill, khususnya di bidang pembelajaran digital. Buat saya, ini jadi energi tambahan supaya bisa sharing dengan maksimal.

Hari pertama dimulai dengan pengenalan Platform Merdeka Mengajar (PMM). Di sesi ini, kita bahas fitur-fitur dasar sampai cara penggunaannya. Tapi nggak cuma teori, para peserta juga langsung praktik. Jadi nggak cuma “tahu”, tapi juga “bisa”. Ini penting banget, karena teknologi itu harus dicoba langsung supaya benar-benar paham.

Setelah itu, lanjut ke pembahasan tentang Rumah Pendidikan, khususnya fitur Ruang Murid. Nah, di sini diskusinya makin seru. Banyak guru yang sharing pengalaman mereka di kelas, mulai dari yang sudah pernah coba sampai yang masih bingung mau mulai dari mana. Kita bareng-bareng cari solusi biar platform ini bisa benar-benar dimanfaatkan secara maksimal.

Masuk ke sesi berikutnya, kita ngobrolin tentang konten pembelajaran digital interaktif. Intinya, sekarang guru nggak bisa lagi cuma mengandalkan cara lama. Anak-anak zaman sekarang butuh pembelajaran yang lebih menarik, visual, dan tentunya fun. Apalagi untuk anak usia dini, belajar itu harus terasa seperti bermain.






Di sesi ini, saya coba kasih banyak contoh dan ide sederhana yang bisa langsung dipraktikkan. Dan ternyata, para peserta juga punya banyak ide kreatif yang keren-keren. Jadi suasananya benar-benar hidup, bukan cuma satu arah.

Menjelang akhir hari pertama, kita masuk ke sesi penyusunan perencanaan pembelajaran berbasis digital. Nah, ini bagian penting karena semua materi yang sudah dipelajari mulai dirangkai jadi satu. Saya senang banget lihat hasilnya—banyak guru yang sudah mulai bisa bikin rencana pembelajaran yang kreatif dan relevan dengan kondisi sekarang.

Hari kedua? Lebih seru lagi!

Kita mulai dengan topik yang lagi hype banget: Artificial Intelligence (AI) untuk pembelajaran. Di sini saya ngenalin berbagai tools AI yang bisa bantu guru bikin materi ajar jadi lebih cepat, mudah, dan menarik.

Salah satu sesi favorit adalah bikin cerita bergambar pakai AI. Para peserta terlihat excited banget karena ternyata bikin cerita visual itu nggak sesulit yang dibayangkan. Bahkan, dalam waktu singkat, mereka sudah bisa menghasilkan cerita yang siap dipakai untuk mengajar.

Nggak berhenti di situ, kita juga coba bikin lagu tema pakai AI. Ini benar-benar pecah sih! Banyak yang kaget karena ternyata bisa bikin lagu sendiri dengan mudah. Lagu-lagu yang dihasilkan juga lucu, seru, dan cocok banget buat anak-anak.

Materi Workshop

Dan yang paling ditunggu-tunggu: bikin animasi dengan AI.

Di sesi ini, peserta diajak melihat langsung bagaimana teknologi bisa membantu membuat animasi sederhana tanpa ribet. Biasanya bikin animasi itu identik dengan hal yang sulit dan butuh skill tinggi, tapi dengan AI, semuanya jadi lebih mudah dan cepat.

Selama dua hari ini, saya benar-benar ngerasain bahwa dunia pendidikan lagi bergerak cepat ke arah digital. Dan mau nggak mau, kita sebagai guru harus ikut beradaptasi. Bukan untuk ikut-ikutan tren, tapi memang karena ini sudah jadi kebutuhan.

Yang paling berkesan buat saya adalah semangat para guru. Mereka nggak takut mencoba hal baru, bahkan justru penasaran dan ingin terus belajar. Ini yang bikin saya optimis bahwa masa depan pendidikan kita akan semakin baik.

Di sisi lain, saya juga banyak belajar dari mereka. Cerita-cerita pengalaman di kelas, tantangan yang dihadapi, sampai solusi kreatif yang mereka lakukan—semua itu jadi insight berharga buat saya pribadi.

Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus diadakan secara rutin. Karena semakin banyak guru yang melek teknologi, maka semakin besar juga dampaknya ke kualitas pembelajaran di kelas.

Akhir kata, saya sangat berterima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk menjadi bagian dari kegiatan ini. Semoga apa yang sudah kita pelajari bersama bisa langsung dipraktikkan dan memberikan manfaat nyata.

Dan satu hal yang pasti—belajar itu nggak pernah berhenti. Apalagi di era digital seperti sekarang. Jadi, yuk terus upgrade diri dan jangan takut mencoba hal baru!

Kalau mau, saya juga bisa:

Tinggal bilang saja 👍 

No comments:

Post a Comment